Setelah memastikan
kalau Ratih sudah benar-benar tidur, Sahrul beranjak perlahan dari ranjang yang
sudah kusut masai tak berbentuk itu. Diraihnya pakaiannya untuk dibawa keluar. Bagaimanapun
dia tidak ingin gerakannya akan membangunkan Ratih.
Usai mengenakan
pakaiannya diluar, Sahrul segera berlalu dari rumah itu menuju jalan yang
membuat dia penasaran. Tak lain tujuannya kali ini adalah untuk melihat apakah
Ranti dan Bandri masih bekerja di jalan itu. Kalau memang mereka masih bekerja
disana, Sahul berniat untuk membantunya. Tak mungkin rasanya bagi dia untuk
membiarkan istrinya menghadapi masalah seorang diri tanpa dibantu. Bisa tidaknya
dia membantu nanti, yang jelas dia ingin menunjukkan itikad baiknya untuk
membantu.






